Monday, 22 January 2018

5 Negara yang Memiliki Permasalahan Serius Tentang Berita Hoax

January 22, 2018 0
Hoax atau berita palsu telah menjadi topik hangat dalam beberapa bulan terakhir. Saking hangatnya sampai-sampai membuat collinsdictionary.com mengumumkan "Hoax" atau "Berita Palsu" sebagai kata pilihan mereka untuk tahun 2017.

Negara-negara yang menganut sistem demokrasi serta memberikan ruang dalam hal kebebasan pers, sehingga membuat para wartawan dapat berharap banyak serta dapat melakukan pekerjaan mereka tanpa ada rasa takut di penjara atau di kriminalisasi oleh pemerintahnya. 

Wartawan Tanpa Batas (RWB) memberi peringkat terhadap 180 negara berdasarkan komitmen negara tersebut terhadap kebebasan pers. 
Baca: Inilah 7 Berita Hoax Penyebab Perang di Dunia
Daftar ini akan menyusut ke peringkat paling bawah dari daftar negara-negara yang memiliki kebebasan pers yang kurang atau bahkan sampai tidak memiliki kebebasan pers sama sekali. 

Daftar 5 negara terendah dibawah ini yang memiliki kurangnya kebebasan pers dan kontrol ketat dari pemerintah terhadap media-media serta melarang media-media untuk menyampaikan berita yang tidak sejalan dengan pemerintah, sehingga berita-berita palsu atau hoax telah sampai pada titik yang sangat mengkhawatirkan.

Dari ke lima daftar negara terendah ini, satu negara di Asia Tenggara masuk kedalam lima daftar tersebut, negara manakah?

1. Korea Utara
5 Negara yang Memiliki Permasalahan Serius Tentang Berita Hoax

Semua orang pasti setuju, jika negara ini adalah negara yang memiliki tingkat kebebasan pers yang sangat-sangat terbatas, atau malah mungkin tidak memiliki kebebasan pers sama sekali. Cukup beralasan memang, negara ini hampir menjadi negara yang terasing, negara tertutup bahkan dikenal dunia dengan sebutan Negara Pertapa. 

Negara yang berdiri tahun 1948 ini dikuasai oleh satu orang yang kekuasaannya diturunkan secara turun-temurun dari ayah kepada anak laki-lakinya. Dinasti "Kim" telah memegang kekuasaan di Korea Utara seperti layaknya seorang raja abad pertengahan yang lalim. 

Pemimpin Korea Utara sekarang Kim Jong Un, pernah mengecap pendidikan di dunia Barat, dan dunia pun berharap jika pucuk kekuasaan berpindah dari ayahnya yang dikenal dunia dengan pemimpin yang keras, dan lalim Korea Utara akan lebih membuka diri terhadap dunia, dan menjadi lebih ramah serta damai daripada ayahnya dan kakeknya. 

Namun harapan itu nampaknya harus menjadi sebuah harapan saja, karena Kim Jong Un tetap melanjutkan tradisi keluarga untuk menyingkirkan saingannya dan dengan keras, mengancam Korea Selatan dan Amerika Serikat dengan kehancuran dan peperangan.

Media-media Korea Utara dikhususkan untuk menggambarkan keluarga Kim sebagai orang jenius dan baik hati. Warga Korea Utara diyakinkan dengan berita bahwa mereka adalah orang-orang terkaya dan paling beruntung di dunia. Berita ini ternyata hoax belaka, dan terbukti salah bahkan di akhir 1960-an dan awal 1970-an ketika perekonomian negara tetangga mereka Korea Selatan lebih unggul dari mereka. 

Bahkan sekarang karena Korea Selatan telah menjadi salah satu negara terkaya di dunia, sementara ekonomi Korea Utara runtuh sampai pada titik dimana sebanyak 3 juta orang "mungkin" telah meninggal karena kelaparan pada tahun 1990-an.

Jika orang Korea Utara menyadari tingkat kebohongan yang diberitakan kepada mereka, bukan suatu hal yang tidak mungkin jika pemerintah tidak dapat lagi menahan cengkraman kekuasan nya terhadap mereka. 

Untuk mengatasi ini, Kim Dinasti menciptakan suatu masyarakat yang tertutup, dengan memberikan sedikit informasi yang diperbolehkan masuk atau keluar. Setiap orang Korea Utara yang mendengarkan sebuah stasiun radio asing, menonton film asing, atau memiliki sebuah buku atau surat kabar asing akan berisiko untuk ditangkap, disiksa, dan dideportasi ke salah satu kamp penjara di Korea Utara.

2. Suriah
5 Negara yang Memiliki Permasalahan Serius Tentang Berita Hoax

Bashar al-Assad mulai berkuasa di Suriah setelah kematian ayahnya pada bulan Juni 2000. Di masa-masa awal pemerintahannya, banyak yang berharap tinggi bahwa mantan dokter mata tersebut akan muncul sebagai sang pembebas, dan memberikan demokrasi pada negara tersebut. 

Assad menjanjikan perubahan dan demokrasi, memberikan izin untuk surat kabar independen pertama Suriah untuk mulai terbit. Dia bahkan membebaskan aktivis anti-pemerintah dan menutup Penjara Mezzeh yang terkenal di Syria, di mana tahanan politik dilaporkan dipukuli dan disiksa.

Namun, semua itu tidak berlangsung lama, hanya dalam waktu setahun semuanya berubah. Narapidana yang dibebaskan, ditangkap dan dipenjara lagi, janji reformasi yang digaungkan pun dibatalkan, polisi dan petugas keamanan tetap memiliki hak untuk menyiksa tersangka dan tahanan, dan janji pers yang independen pun berakhir. 

Mungkin saja Assad terpaksa melakukan perubahan berdasarkan unsur-unsur di dalam partainya sendiri. Kemungkinan lain adalah bahwa apa yang disebut mata air Damaskus selalu dipahami sebagai rencana untuk memancing lawan politik ke tempat terbuka.

Jika Assad benar-benar memegang jabatan dengan niat baik, maka keadaan disana akan lebih baik lagi. Suriah yang terkungkung dengan perang sipil yang kejam dan kompleks sejak tahun 2012, rezim Assad telah dituduh melakukan penyiksaan dan pembunuhan terhadap tahanan, mengepung dan membiarkan kota-kota pemberontak kelaparan, serta kejahatan terhadap kemanusiaan. 

Bank Dunia memperkirakan bahwa biaya pembangunan kembali Suriah akan melebihi 200 miliar dollar. Namun, melihat yang terjadi hingga saat ini, nampaknya tidak mungkin Assad ingin membangun Suriah baru berdasarkan keterbukaan dan kebebasan.

3. China
5 Negara yang Memiliki Permasalahan Serius Tentang Berita Hoax

Pengguna internet didunia terbesar mungkin berasal dari China yang memiliki sekitar 751 juta pengguna. Walaupun demikian, mereka juga menghadapi beberapa pembatasan-pembatasan ketat pada apa yang bisa mereka akses. 

Google, Facebook, Twitter, dan YouTube semuanya diblokir oleh "Great Firewall" China. Pengguna internet malah didorong untuk mendaftar ke situs-situs serupa yang dijalankan oleh pemerintah, di mana konten dikontrol dan dipantau dengan ketat. 
Namun tidak sedikit pula pengguna internet di china mengakali batasan-batasan yang ditentukan oleh pemerintah dengan mendaftar ke Virtual Private Networks (PVN) atau menggunakan PVN, akan tetapi hal ini pun sekarang menjadi perhatian otoritas disana. Seperti yang terjadi pada bulan Desember 2017 yang lalu, dimana seorang pengusaha Cina dijatuhi hukuman lima setengah tahun penjara karena menjalankan VPN.

Pada tahun 2020 pemerintah China berencana untuk menetapkan setiap warga negara sebagai "peringkat sosial" yang ditentukan oleh algoritma komputer yang kompleks. Skor masing-masing individu akan didasarkan pada banyak faktor seperti barang yang mereka beli, apakah mereka membayar tagihan mereka tepat waktu, dan kinerjanya dalam pekerjaan mereka. 
Hampir setiap aspek kehidupan seseorang akan mempengaruhi rangking mereka, bahkan teman mereka. Orang-orang yang berasosiasi dengan penduduk dengan penilaian tinggi dan patuh akan memiliki peringkat sendiri yang ditarik, namun sebaliknya juga akan berlaku.

Dengan skor peringkat sosial masing-masing individu dipublikasikan, mereka yang berada di ujung bawah skala akan terkena dampak kemampuan mereka untuk mendapatkan pinjaman, perumahan, pekerjaan, dan bahkan perjalanan luar negeri. Rincian bagaimana algoritma akan bekerja belum dijelaskan, namun telah terungkap bahwa perilaku seseorang akan menjadi faktor dalam skor mereka. Kepatuhan akan dihargai, dan kemungkinan besar kritik terhadap pemerintah akan dihukum.

4. Vietnam
5 Negara yang Memiliki Permasalahan Serius Tentang Berita Hoax

AS di era 60-an memerangi Vietnam dengan dalih memerangi Komunisme dan takut bila Komunisme bisa menguasai dunia. Teori domino menyatakan bahwa ketika satu bangsa terinfeksi Komunisme, tetangganya akan segera menyusul, jatuh seperti domino. 

Namun kenyataannya pemerintahan Komunis terbukti tidak stabil dan rawan keruntuhan. Vietnam sekarang satu dari lima negara komunis yang masih berdiri saat ini.

Media tradisional seperti radio, televisi, surat kabar dan majalah berada di bawah kendali pemerintah. Namun, lebih dari dua pertiga penduduk sekarang memiliki akses ke internet, dan pihak berwenang berjuang untuk mempertahankan monopoli mereka atas informasi saat Vietnam memasuki era digital.

Salah satu contohnya seorang Blogger yang berani mengkritik pemerintah, intimidasi, kekerasan fisik, dan penangkapan, pada bulan November 2017 lalu dijatuhi hukuman tujuh tahun penjara. Kejahatannya adalah melaporkan tumpahan racun di pabrik baja, yang membuang sianida dan karbol ke laut dan melihat 70 ton ikan mati hanyut di pantai.

The strong-arm tactics yang digunakan oleh satu partai diktator Vietnam tetap gagal mencegah para blogger mengkritik pemerintah. Pemerintah juga tidak berhasil mencegah meningkatnya jumlah orang yang melewati media tradisional dan beralih ke internet untuk mendapatkan berita.

5. Sudan
5 Negara yang Memiliki Permasalahan Serius Tentang Berita Hoax

Sudan adalah negara terbesar ketiga di Afrika, dan merupakan salah satu negara yang paling bermasalah. Sejak tahun 1989 telah diperintah oleh Presiden Omar al-Bashir, yang merebut kekuasaan dalam sebuah kudeta militer tanpa darah. Sejak saat itu dia telah dituduh melakukan pembunuhan, pemerkosaan, genosida, dan kejahatan perang terhadap bangsanya sendiri. Dia bahkan menjadi satu dari dua kepala negara yang saat ini yang memiliki tuntutan yang diajukan terhadap nya oleh Pengadilan Pidana Internasional; Yang lainnya adalah Uhuru Kenyatta dari Kenya, meskipun dakwaan terhadapnya sejak saat itu telah dibatalkan.

Selama al-Bashir tetap berkuasa, tampaknya ada sedikit kemungkinan dia bisa dibawa ke pengadilan internasional. Karena itu, dia tidak bebas untuk melakukan suatu layatan perjalanan luar negeri ke negara lain, karena akan beresiko penangkapan terhadap dirinya. seperti yang terjadi pada tahun 2015 lalu, dimana dia terpaksa untuk pulang dengan terburu-buru ke negara nya dari layatannya ke Afrika Selatan ketika pihak berwenang di sana mempertimbangkan untuk menegakkan surat perintah penangkapan ICC.

Al-Bashir berpendapat bahwa dia adalah korban kampanye kecapi Barat. Setidaknya dia bisa merasa nyaman dengan kekayaan pribadi minimal $ 1 miliar, dan bahkan mungkin lebih lagi. Rata-rata warga Sudan kurang beruntung, dengan pendapatan hanya $ 960 per tahun dan harapan hidup sedikit lebih dari 60 tahun, mereka termasuk orang-orang paling miskin di dunia.

Friday, 19 January 2018

Bahaya Kecanduan Gadget dan Sosial Media

January 19, 2018 0
Gadget, Handphone atau Smartphone merupakan perangkat elektronik yang sangat penting bagi kehidupan manusia di era teknologi informasi saat ini. Dengan segala kelengkapan fitur yang ditawarkannya seperti internet, bersosial media dan sebagainya sehingga dapat membuat orang banyak menghabiskan waktu hingga berjam-jam bahkan berhari-hari dengan handphone atau smartphone nya.
Kecanduan Gadget dan Sosial Media

Namun, tahukah anda bahwa Gadget dapat membawa dampak buruk bagi manusia, salah satunya adalah menjadi kecanduan handphone, kecanduan gadget, dan semua fitur yang ada didalamnya termasuk kecanduan sosial media, game dan sebagainya.

Media sosial juga dapat membuat masalah psikologis berupa adanya obsesi, ambisi, hingga menipu diri sendiri. Banyak orang yang pada akhirnya memiliki obsesi melakukan atau mendapatkan sesuatu hanya karena melihat orang lain mendapatkannya di media sosial. 

DOPAMIN

Kita tahu bahwa ketika kita menggunakan media sosial dan gadget/ handphone kita, maka otak kita akan memproduksi dopamin, itulah sebabnya ketika kita menerima pesan singkat (SMS), begitu terasa enak dan mengasyikkan.

Karena itu, ketika kita sedang sendirian dan merasa kesepian, biasanya kita akan mengirimkan pesan pada 10 teman kita dengan kata-kata yang sama (broadcast). Terkadang hanya berisi kata-kata: "hai..hai.." saja, dan kita kirim kepada banyak teman kita sekaligus. Dan jika pesan singkat (SMS) kita direspon dan dibalas kita akan merasa enak, nyaman dan asik.

Begitu juga ketika kita mendapatkan banyak like (suka) pada status media-media sosial kita, dan sering kali kita menghitung-hitung berapa banyak like, share dan komen yang didapatkan, bahkan dapat membuat kita melihatnya kembali status itu sampai berkali-kali.

Dan ketika instagram, facebook, twitter kita mulai mendapatkan respon yang kurang, maka kita akan merasa seperti ada yang salah, atau merasa teman-teman kita di sosial media tidak menyukai kita lagi. Sebagaimana perasaan seorang anak kecil yang merasa tidak ada lagi yang ingin berteman dengannya.

Ketika kita mendapatkan respon dari pesan singkat dan status-status media sosial kita, mendapatkan like, komen dan share, otak kita akan memproduksi DOPAMIN, dan karena itulah perasaan yang kita dapat dari tanggapan atas sms, status-status medsos tadi, perasaan suka, senang, gembira, enak dan asik, inilah alasannya mengapa kita sering melihat kembali status-status media sosial itu sampai berulang-ulang. 

Dopamin merupakan cairan yang sama, yang muncul ketika seseorang merokok, minum-minuman keras dan berjudi. Dengan kata lain, hal itu sangat-sangat membuat kita kecanduan. Kita memang memiliki larangan  untuk merokok, berjudi dan minum-minuman keras (alkohol), namun kita tidak memiliki larangan untuk menggunakan media sosial dan gadget/ handphone.

Itulah yang terjadi, generasi kita dapat mengakses hal yang membuat kita kecanduan, yaitu cairan dopamin lewat media sosial dan Gadget/ handphone. Yang terjadi disini adalah karena kita memberikan akses untuk Dopamin lewat media sosial dan gadget kita.

Anak-anak akan lebih sukar untuk dibentuk dan ketika mereka mulai tumbuh dewasa, ada terlalu banyak anak yang tidak mengerti untuk membentuk sebuah hubungan pertemanan dan pergaulan yang dalam. 

Mereka mengaku bahwa persahabatan mereka dangkal, mereka mengaku bahwa mereka tidak bisa berharap banyak kepada teman-teman mereka. Mereka memang senang dengan teman mereka, namun mereka yakin bahwa teman mereka akan akan pergi ketika ada yang lebih baik lagi. Mereka tidak mengetahui arti dari hubungan yang dalam karena mereka tidak pernah dilatih untuk itu.

Dan yang lebih buruknya lagi, mereka tidak mempunyai mekanisme untuk beradaptasi dengan tekanan. Maka ketika mereka mendapatkan tekanan yang signifikan, mereka tidak akan mendatangi orang lain untuk mendapatkan bantuan atau nasehat, mereka lari kepada gadget, smartphone dan media sosial, yang mana semua itu hanya memberikan kelegaan yang sifatnya sementara saja. 

Kita tahu bahwa bukti ilmiah menunjukkan orang yang sering menggunakan facebook, sangat rentan terhadap depresi dibandingkan dengan orang yang jarang menggunakan facebook. 

Jika sudah terjadi seperti ini, apakah yang harus dilakukan? Apakah kita harus membuang dan meninggalkan semua itu (Gadget dan Media Sosial?) TIDAK.

Tidak ada yang salah dengan Media Sosial dan Gadget/ Smartphone. Masalahnya adalah ketidak-seimbangan. Semuanya haruslah seimbang, jadi, jika anda sedang duduk makan malam dengan teman anda, tapi anda hanya sibuk chatting atau bermedia sosial dan sibuk dengan gadget anda dengan orang yang tidak ada disitu (lewat handphone), itulah MASALAH nya, itulah Kecanduan. 

Jika anda dalam sebuah pertemuan bersama dengan orang-orang yang semestinya kita ajak bicara dan kita dengarkan, seharusnya anda meletakkan handphone anda dimeja, terserah mau menghadap kemana, mau keatas atau kebawah. 

Dengan begitu tanpa anda sadari, pikiran anda tidak lagi ada disitu (Gadget), semua itu menjadi tidak penting lagi, itulah yang harusnya terjadi. Tapi faktanya bicara lain, bahwa kita lebih sering menghabiskan waktu kita didepan gadget atau smartphone kita, walaupun kita sedang berada dalam suatu pertemuan dengan teman-teman kita disuatu acara makan malam misalnya. Faktanya adalah kita tidak bisa melepaskan handphone kita karena kita telah kecanduan.

Dan seperti kecanduan-kecanduan yang lainnya, dapat menyebabkan hancurnya suatu hubungan, waktu-waktu yang terbuang sia-sia, uang yang terbuang percuma, dan membuat hidup kita semakin bertambah buruk dan mengenaskan.

Seperti para pecandu minuman keras, yang harusnya minum-minum terlebih dahulu, karena mereka tidak bisa bergantung pada kekuatan mereka sendiri, tidak cukup kuat untuk tertarik akan sesuatu hal lagi. Tapi ketika kita menyingkirkan cobaan itu (minuman keras) itu, semua akan terasa menjadi lebih mudah, sama halnya seperti ketika kita tidak sedang memegang handphone kita. Kita hanya akan menikmati hal-hal yang ada disekitar kita, menikmati dunia ini.

Seharusnya tidak boleh ada handphone dalam sebuah pertemuan, dan sangat tidak baik untuk sambil menunggu pertemuan dimulai, maka kita mulai memegang handphone kita lagi, dan ketika pertemuan dimulai, kita akan langsung meletakkan hanphone kita.

Bukanlah seperti itu terbentuknya sebuah hubungan, ingatlah bahwa semuanya dimulai dari hal-hal yang kecil, dan yang seharusnya terjadi adalah suatu hubungan dapat dimulai dengan cara seperti ini, misal: ketika kita menunggu sebuah pertemuan dimulai, maka kita mulai berinteraksi dengan orang disamping kita, seperti berikut:

Netizen : "Bagaimana kabar ayahmu?, saya dengar dia masuk rumah sakit, apakah itu benar?"

Awam : "Oh..,iya..namun sekarang dia sudah sehat, terimakasih atas perhatiannya, sekarang dia sudah kembali kerumah".

Netizen : "Oh..senang sekali mendengarnya, luar biasa ya"

Awam : "Iya, benar aku tahu, tapi cukup menakutkan saya juga"

Begitulah kita bisa membentuk suatu hubungan, dan yang seharusnya dipelajari oleh generasi-generasi muda saat ini (Generasi Milenial). 

KESABARAN

Generasi Muda saat ini, yakni para Generasi Y, harusnya mempelajari arti sebuah Kesabaran. Mengerti bahwa segala hal yang sangat-sangat berarti seperti cinta, prestasi, kebahagiaan, kasih sayang dalam kehidupan, kepercayaan diri, dan keterampilan, atau apa saja itu, semua itu membutuhkan waktu. 

Memang, kadang ada kalanya kita dapat menguasai suatu hal dari hal-hal tersebut dalam waktu singkat dan tanpa harus bersabar, namun secara keseluruhan, hal-hal itu penuh dengan persaingan, membutuhkan waktu yang lama, mendapatkan kesulitan-kesulitan, dan jika kita tidak meminta bantuan dan mempelajari cara untuk berhubungan, maka kita akan jatuh dan kemungkinan terburuknya yang terjadi adalah apa yang telah kita lihat bersama yakni peningkatan angka bunuh diri, peningkatan penyalahgunaan Narkoba, peningkatan orang-orang yang terkana gangguan kejiwaan (gila), banyak anak yang keluar dari sekolah karena depresi, kita sudah mendengar semua itu dan hal tersebut sangat-sangatlah parah.

Seperti kasus yang baru-baru ini terjadi dan menjadi hangat serta viral dimedia sosial yakni kasus Kecanduan Smarphone, 2 Pelajar di Bondowoso Alami Gangguan Jiwa, seperti diberitakan oleh liputan6.

Kemungkinan yang terbaik dari hal tersebut, yang sebelumnya tadi kita menceritakan tentang yang terburuk yang terjadi, kemungkinan yang terbaiknya adalah semua populasi yang terus tumbuh, dan terus berkembang namun tidak pernah menemukan kebahagiaan. Mereka tidak akan pernah mendapatkan kepuasan kerja yang mendalam, semua hanya berlalu begitu saja dan mereka merasa itu "baik-baik saja".

Sekarang kita semua mempunyai tanggung jawab untuk memperbaiki masalah-masalah ini, dan untuk menolong generasi yang luar biasa ini, generasi idealistic, dan fantastis ini untuk membangun rasa kepercayaan diri mereka, untuk belajar bersabar, untuk belajar lebih kreatif, untuk belajar lebih terampil dalam bersosialisasi dan menemukan keseimbangan antara hidup dan teknologi. Karena terus terang saja, itulah hal yang benar yang harus dilakukan.

Thursday, 18 January 2018

Apa yang Kamu Lihat Pertama Kali dari Gambar ini Menunjukkan Kepribadian Mu

January 18, 2018 0
Kita sering mendapati dalam beberapa tes seleksi penerimaan pegawai, baik itu swasta, bumn maupun pegawai negeri, sering kali kita menghadapi tes berhubungan dengan gambar, seperti Wartegg tes, tes menggambar dan sebagainya.

Baik itu berupa tes menebak gambar, melanjutkan suatu pola gambar, atau mungkin menentukan dan menjelaskan makna suatu gambar.

Karena pada dasarnya ada banyak cara untuk bisa mengenali kepribadian seseorang, dan salah satunya adalah dengan melihat suatu dalam gambar. 

Karena setiap orang mempunyai sudut pandang yang berbeda, tergantung dari kepribadian dan karakter orang tersebut. 

Jadi dengan melihat sebuah gambar kita bisa menilai dan menentukan karakteristik seseorang atau bisa menentukan kepribadiannya. Dengan kata lain, sebuah perusahaan atau instansi pemerintah dalam merekrut pegawainya bisa melihat karakter calon calon pegawainya dengan cara memberikan sebuah tes berupa tes gambar.

Untuk itu, kamu juga bisa melihat dan mengetahui bagaimanakah sebenarnya karakteristik pribadi kamu sendiri atau dengan kata lain bagaimana kepribadianmu yang sebenarnya dengan melihat sebuah gambar, dan menentukan apa yang pertama kali kamu lihat dari gambar tersebut, serta mencocokkannya dengan jawaban yang tersedia.


Kepribadian dari seseorang tidak dapat dilihat oleh dirinya sendiri, namun hanya bisa dilihat oleh orang terdekat dan sekitarnya, untuk itu jika kamu ingin mengetahui bagaimanakah dirimu sebenarnya, tinggal jawab dengan jujur, dan tebak gambar apa yang kamu lihat pertama kali dari beberapa gambar dibawah ini.

tes kepribadian tebak gambar


A. Bibir

Jika yang pertama kali kamu lihat adalah bentuk bibir, bisa jadi kamu adalah orang yang cukup sederhana, simple dan tidak memiliki pemikiran yang terlalu rumit dan ribet. Kamu bisa juga merupakan seseorang yang tidak terlalu suka dengan kehidupan masyarakat yang terlalu rese'. Kamu hanya ingin punya kehidupan yang cukup, sederhana dan biasa-biasa saja, serta orang yang suka mengikuti arus. 

Karena kepolosan dan kesederhanaan pemikiranmu, kamu bisa membawa aura baru yang menyegarkan untuk orang lain disekitarmu. Kamu juga termasuk orang yang memiliki kemampuan melakukan segala sesuatunya sendiri, termasuk orang yang kuat meski harus di usahakan dengan susah payah, walaupun kalau dilihat sekilas kamu terlihat orang yang lemah dan selalu membutuhkan bantuan orang lain.

Kamu yang menyukai hal-hal yang simpel dan menyukai kesederhanaan membuat kamu malas untuk berhubungan dengan orang yang ribet, repot dan rese. Karena itu, kamu hanya bisa bercerita segala sesuatunya kepada orang yang benar-benar kamu percayai sepenuhnya. Meskipun sebenarnya kamu bisa bercerita kepada semua orang.

B. Batang Pohon

Jika yang pertama kamu lihat adalah batang pohon, bisa jadi kamu merupakan orang yang selalu memperhatikan segala sesuatunya yang berhubungan dengan penampilan. Orang yang extrovert dan selalu memperhatikan penampilan dan selalu berusaha untuk merubahnya agar terlihat lebih menarik. 

Memberikan kesan kepada orang bahwa kamu adalah orang yang penuh dengan sopan santun, serta tidak sembarangan dalam bertingkah laku dihadapan orang lain selalu menjadi perhatian mu. Kamu takut jika ada yang berpendapat buruk tentang dirimu, baik tentang tingkah laku maupun penampilanmu. Karena kamu sangat peduli dengan pendapat orang lain terhadap dirimu.

Kamu termasuk orang yang mudah dalam bergaul, dan juga cenderung memiliki pergaulan yang bebas. Karena kamu termasuk orang yang sangat peduli dengan pandangan dan pendapat orang lain terhadap penampilan dan tingkah lakumu, sehingga teman yang benar-benar tulus padamu itu cuman sedikit jumlahnya. 

Kamu termasuk orang yang sangat keras dari dalam, yang walaupun terlihat sangat baik dan ramah diluar. Dan karena itu, kamu termasuk orang yang pintar dalam menyembunyikan emosimu, karena kamu adalah orang yang tidak terlalu suka mengungkapkan apa yang menjadi rahasia dirimu.

"Misterius" adalah kata yang tepat untuk menggambarkan dirimu, karena hanya sedikit orang yang bisa  menebak isi pikiranmu. Selain itu, standar yang kamu tetapkan dalam menilai orang lain itu sangat tinggi, sehingga kamu tidak mudah percaya terhadap seseorang. 

Standar penilaian mu yang tinggi terhadap seseorang serta kekerasan kemauan mu yang ada didalam dirimu sendiri membuat kamu menjadi orang yang selalu memperhitungkan segala kemungkinan-kemungkinan yang terjadi terhadap masa depan dan karirmu, sehingga apa yang kamu tetapkan untuk target pencapaian kesuksesanmu bisa dikatakan tidak akan salah dan melenceng.


C. Akar Pohon

Jika yang kamu lihat pertama kali adalah akar pohon, bisa jadi kamu merupakan orang yang selalu mengukur dan menilai diri sendiri dari masa lalu mu, sehingga kamu senang intropeksi diri, belajar dari kesalahan masa lalu mu dan berusaha memperbaikinya agar menjadi lebih baik lagi dimasa depan. 

Kamu adalah orang yang introvert dan jika baru mengenalmu, orang lain tidak akan merasa bahwa kamu sebenarnya adalah orang yang istimewa dan spesial, namun seiring waktu dan semakin dalam mereka mengenalmu, maka dengan sendirinya mereka akan tahu dan merasakan bahwa kamu punya pemikiran yang luar biasa serta mempunyai pengetahuan yang luas. 


Kamu orang yang memiliki tingkat kedisiplinan dan ketekunan yang cukup tinggi. Kamu juga punya prinsip yang teguh dalam memandang segala hal di kehidupanmu. Masa depan dan karirmu sudah kamu rencanakan dengan matang sehingga kamu tinggal menjalankannya saja hingga sukses. 

Kamu adalah orang yang sangat bertanggungjawab terhadap dirimu sendiri sehingga kamu selalu berusaha untuk berubah menjadi orang lebih baik lagi ke depannya. Kamu adalah orang yang lembut, baik hati, dan rendah hati, namun selain itu kamu juga adalah orang yang cukup keras kepala. Jika ada yang mengkrittikmu, kamu tidak akan mudah percaya dengannya kecuali kamu sendirilah yang sudah introspeksi diri sendiri. 

(cerpen)

tes kepribadian tebak gambar

1. Mobil

Jika yang kamu lihat pertama kali adalah Mobil, bisa jadi kamu adalah orang yang sedang terpaku pada ide-ide tentang kebebasan dan melakukan apa yang kamu inginkan sesuai dengan keinginan dan caramu sendiri. Gambar mobil disini hanya mengambil sedikit bagian saja dari keseluruhan gambar yang ada, dan ini menunjukkan bahwa kamu orang yang sangat detail. Mampu melihat hal-hal yang kecil, hal-hal detail, sehingga dalam melihat suatu permasalahan, kamu lebih jeli dan lebih peka dalam melihat nya.

Memiliki kemampuan melihat yang detail dari suatu permasalahan itu memang bagus, namun sayangnya karena kamu suka melihat hal-hal yang medetail saja, membuat kamu terlalu fokus kedalam hal-hal yang kecil tadi, sehingga membuat mu sulit untuk melihat gambaran besar dari suatu permasalahan yang akhirnya membuatmu sering salah dalam mengambil suatu keputusan.

2. Orang Menggunakan Teropong

Jika yang pertama kali kamu lihat adalah Orang Menggunakan Teropong, bisa jadi kamu adalah orang yang kebalikan dari orang yang pertama kali melihat mobil dari gambar tersebut diatas. Tidak seperti Mobil diatas, disini kamu termasuk orang yang melihat segala sesuatu dalam gambaran besar, dan akibatnya seringkali melewatkan hal-hal detail yang penting. Kamu bisa mengumpulkan informasi dengan cepat tanpa pikir panjang, tapi ini seringkali membuatmu ceroboh.

3. Huruf A

Walaupun sebenarnya Huruf A dalam gambar ini tak begitu kelihatan dan lebih sulit untuk ditemukan, namunn jika yang pertama kali kamu lihat dari gambar ini adalah Huruf A, bisa jadi kamu adalah tipe orang yang punya kemampuan melihat segala sesuatu yang sering dilewatkan banyak orang. Kamu cocok bekerja jadi detektif seperti halnya Sherlock Holmes yang memiliki kemampuan deduksi yang tinggi, mampu melihat apa yang tidak terlihat oleh orang lain, serta kamu juga suka berpikir out of the box.

(vemale)

Menguji dan melakukan sebuah tes untuk menilai kepribadian kita memang selalu menarik untuk dilakukan. Terkadang hasil yang kita dapatkan cukup memuaskan, namun tidak jarang pula hasilnya tidak menyenangkan.

Walaupun begitu, apapun hasil yang didapatkan dari tes kepribadian tebak gambar ini janganlah menjadi suatu patokan dalam menilai kemampuan diri anda sendiri, cukuplah dijadikan sebagai sebuah hiburan saja.