Thursday, 25 January 2018

9 Moda Transportasi Sci-Fi yang "Mungkin" Segera Bisa Kita Nikmati

Faktanya populasi dunia semakin berkembang setiap hari, yang artinya akan ada lebih banyak alat transportasi semacam komuter yang berseliweran kesana kemari tentunya. Lonjakan jumlah penumpang akan membuat kemacetan di daerah perkotaan menjadi semakin parah, serta akan ada banyak tekanan terhadap kelaikan sistem angkutan umum yang ketinggalan jaman. 

Fakta lainnya dari moda transportasi yang ada saat ini, menghasilkan polusi, yang memberikan dampak buruk terhadap lingkungan. Masalah transportasi ini tidak dapat dipandang ringan, karena semakin hari permasalahan yang dihadapi akan semakin berkembang. Karena itu sebuah bentuk transportasi baru, murah, serta inovatif akan sangat dibutuhkan. 

Sementara ini banyak perusahaan-perusahaan teknologi besar seperti google, sedang mengembangkan mobil tanpa sopir (self-driving) diharapkan mampu berkembang dan bisa menjadi norma yang diterima masyarakat dalam waktu sekitar 25 tahun yang akan datang. 

Selain itu, bentuk transportasi apa lagi kah yang akan kita gunakan dimasa depan?

Berikut ini adalah daftar moda transportasi sci-fi yang diperkirakan akan menjadi alat transportasi masa depan:

1. Evacuated Tube Transport

Satu fakta menarik tentang udara adalah kita tidak dapat melihatnya, namun kita dapat merasakannya. Saat kita dalam keadaan diam, atau bergerak perlahan, tekanan udara ataupun hembusan angin hampir tidak dapat kita rasakan, namun semakin cepat gerakan tubuh kita, semakin besar daya tekanan udara yang akan kita temui, yang pada kemudian akan semakin memperlambat gerak tubuh kita Anda. 

Namun, jika tidak ada tekanan udara, kita bisa bergerak lebih bebas, akan tetapi jika tidak ada udara, tentu saja kita semua akan mati. 

Intinya adalah kurangnya hambatan dari tekanan udara adalah sebuah gagasan di balik transportasi Evacuated Tube Transport, yang menggunakan kendaraan tanpa ada gesekan di tabung terhadap tekanan udara.

Salah satu contoh sistem Evacuated Tube Transport adalah "Hyperloop Elon Musk". 

Hyperloop menghilangkan sebagian besar udara dari tabung baja, dan kemudian mobil didorong menggunakan sejumlah kecil kompresi udara. Musk mengusulkan agar Hyperloop pertama menghubungkan Los Angeles ke San Francisco, yang berjarak sekitar 380 mil. 

Mobil penumpang ini bisa berangkat setiap 10 detik dan bisa mencapai 1.223 Km/jam, artinya perjalanan dari Los Angeles ke San Francisco hanya menempuh waktu setengah jam saja, yang mana jika dilakukan dengan mobil, sekitar enam jam perjalanan.

Biaya Hyperloop adalah sekitar 6 miliar dolar. Mahal memang, namun jika di bandingkan dengan sebuah proyek kereta cepat California, yang saat ini pembangunannya tertunda, harganya sepuluh kali lipat dari biaya Hyperloop, yakni sekitar minimal 64 miliar dollar. Itu pun jika selelsai kecepatan yang bisa ditempuhnya hanyalah 354 Km/jam, tidak secepat Hyperloop. 

Musk sendiri telah berhasil mengumpulkan 120 juta dollar dari para investor yang ingin memiliki sistem yang mengangkut penumpang pada tahun 2021 nanti.

Di luar California, perusahaan lain bernama ET3 ingin menggunakan prinsip yang sama dan memiliki kereta tanpa gesekan yang melakukan perjalanan dari benua ke benua. Tabung vakum mereka menggunakan elektromagnet yang dapat membawa enam orang, dengan kecepatan mencapai 6.437 Km/jam, lima kali lebih cepat dari sebuah kendaraan darat tercepat yang pernah tercatat dalam buku rekor dunia. 

2. skyTran
Berbatasan dengan jalur transportasi dengan taman hiburan ini adalah skyTran NASA. Sistemnya menggunakan mobil berbentuk roket yang mampu menampung empat orang penumpang dan menggantung dari kabel. 

Dengan menggunakan elektromagnet, masing-masing mobil bisa mencapai 96 KM/ Jam, yang mana hanya menggunakan sepertiga energi dari mobil hybrid.

Untuk memasang sistem skyTran, biaya yang dikeluarkan adalah sekitar 8 juta dollar per kilometer dan kemudian 25.000 sampai 30.000 dollar per mobil capsulnya. Yang mana harganya ini relatif lebih murah dibandingkan dengan alternatif transportasi lainnya. 

Sebagai contoh, sebut saja biaya moda transportasi apa saja, yang rata-rata menelan 100 juta sampai 2 miliar dollar untuk membangun satu kilometer sistem kereta bawah tanah. 

Bonus lainnya adalah skyTran bisa disiapkan hanya dalam hitungan hari, bukan bulan atau tahun. Elektromagnet juga berarti bahwa ia menggunakan lebih sedikit energi, membuat mobil lebih murah untuk dijalankan. SkyTran akan menjadi sistem transit pribadi dimana tenaga listrik tidak lagi menjadi kendala.

Saat ini, skyTran sedang diuji coba di Tel Aviv, Israel. Jika tes berhasil, tiga kota lain di Israel dan beberapa negara bagian di Amerika Serikat akan memasang sistem skyTran pada tahun 2018 ini.

3. The Horizon System
Cara yang menarik untuk menempuh perjalanan jarak jauh adalah dengan moda transportasi Horizon System, yang dikembangkan oleh sekelompok siswa Skotlandia. Cara kerjanya adalah Anda akan sampai di bandara masa depan, yang mereka sebut SkyStations. 

SkyStations akan ditempatkan di seluruh kota didunia dan dilengkapi dengan restoran, bar, dan mall. 

Setelah pod SkyLink Anda tiba, Anda naik ke sana, dan Anda bisa pergi ke SkyStation lain di dekatnya, atau jika Anda memiliki jarak tempuh yang jauh untuk bepergian, pod Anda akan bertemu dengan polong lain di lapangan terbang khusus. Kemudian, sebuah pesawat tak berawak akan bergerak turun dan, dengan menggunakan magnet yang kuat, SkyShip akan mengambil polong Anda seperti "Elang yang menangkap mangsanya." 

Hal ini akan mengisi ulang baterai SkyShips, yang mana akan memungkinkan SkyShips untuk selalu terbang dan beroperasi.

Setelah memungut polong, SkyShip akan mulai terbang. Setelah mencapai ketinggian tertentu, polong akan terbuka dan Anda bisa meninggalkan tempat duduk Anda. 

Saat mencapai tujuan Anda, SkyShip akan menurunkan polong Anda di landasan terbang dan akan membawa Anda ke SkyStation terdekat.

Tentu saja, ada jalan yang panjang sebelum kita memiliki pesawat tak berawak yang bisa menjemput kereta api, namun Sistem Horizon menunjukkan hal-hal menarik yang mungkin datang dengan kemajuan dalam moda transportasi.

4. 3D Express Coach
Jika Anda menyukai berkendara, yang ingin anda hindari adalah kemacetan seperti di JAKARTA. Jakarta sudah menjadi salah satu tempat dengan kemacetan dan keruwetan transportasi darat terparah di dunia, yang mana jumlah kendaraan (mobil dan motor) terus bertambah pesat setiap tahunnya. 

Populasi penduduk Indonesia, khususnya Jakarta juga diperkirakan meningkat tajam selama 15 tahun ke depan, yang berarti pemerintah Indonesia benar-benar harus berpikir "Out of The Box" jika mereka ingin membuat warganya tetap bergerak tanpa meracuni semua orang dengan polusi udara yang dihasilkan dari kendaraan bermotornya. 

Satu proposal sebagai solusi transportasi ini adalah "3D Express Coach" yang pertama kali diperkenalkan oleh Shenzhen Hashi Future Parking Equipment Company di tahun 2010.

Kendaraan ini bisa membawa 300 orang, membentang sepanjang jalan dan di kedua sisi jalan jalur ganda merupakan jalurnya. Hal ini memungkinkan bus untuk melakukan perjalanan di atas mobil, yang memiliki efek ganda. 

Pertama adalah menghilangkan bus dari jalan, yang tentu saja akan mengurangi kepadatan lalu lintas. Atau..

Kedua, dengan menghindari lalu lintas dan berjalan di atasnya, 3D Express Coach dapat mengikuti jadwalnya, dalam artian selalu "on time", sehingga membuatnya menjadi moda transportasi yang lebih dapat diandalkan.

Jalur ini telah di uji coba di China pada tahun 2016.

5. cTrain
Kami akan mengambil salah satu kota di Amerika sebagai contohnya, yakni Boston. 

Namun tentu saja, permasalahan yang dialami dalam moda transportasi dengan infrastruktur transportasi yang sudah ketinggalan zaman dan harus segera mendapatkan upgrade yang signifikan, dan menghabiskan anggaran hingga jutaan dollar, tidak hanya Boston saja. 

Hampir seluruh kota-kota besar didunia menghadapi masalah yang sama dibidang transportasi, tidak terkecuali kota besar di Indonesia. 

Boston memiliki populasi lebih dari 667.000 orang dan merupakan salah satu kota wisata utama di Amerika Serikat, yang berarti bila ada kejadian atau cuaca buruk, kota ini bisa macet dan lumpuh total. 

Mengapa kami menggunakan Boston sebagai contohnya, adalah karena perancang transportasi di Boston memiliki cara untuk mengubah Otoritas Transportasi Teluk Massachusetts dengan harga 2.3 miliar dollar.

Ide ini datang dari "Emil Jacob", yang ingin mengganti semua bus, kereta bawah tanah, dan rel komuter dengan mobil listirk yang tinggi, yakni cTrain. 

CTrain, yang merupakan singkatan dari "Caterpillar Train", akan menggunakan jalur kereta seperti kabel sempit yang ditinggikan sekitar dua lantai di atas jalan. 

Sistem ini akan menjalankan kereta di atas lintasan, sementara kereta lain akan tergantung di bawah, yang berarti dua kereta bisa menggunakan jalur yang sama pada waktu yang bersamaan. 

Mobil kereta setinggi 20 meter ini dapat berjalan dengan jumlah daya yang sama yang dibutuhkan untuk mengoperasikan tiga mobil golf dan bisa melaju dengan kecepatan 80 sampai 160 KM/jam.

Tentu saja, mengaplikasikan moda transportasi cTrain ini akan menelan biaya yang jauh lebih murah, dari pada harus melakukan upgrade atau memperbaharui moda transportasi yang telah ada. Bahkan cTrain akan jauh lebih murah untuk dioperasikan dan akan jauh lebih ramah lingkungan.

6. Quadrofoil
Moda transportasi Kapal Laut, adalah salah satu transportasi yang cukup mahal dalam pembuatannya, dan kebanyakan dari mereka tidak hemat energi, yang berarti pula lebih mahal dalam pengoperasiannya.]

Untuk alasan ini, kapal seperti Quadrofoil mungkin akan menjadi penggantinya yang lebih populer di masa yang akan depan. Kapal dengan 2 orang penumpang ini memiliki motor listrik dan dari satu muatan, serta mampu menjangkau 60 Km. 

Kapal ini menggunakan teknologi hidrofoil, yang berarti menggunakan baling-baling khusus, atau sayap, yang mendorongnya keluar dari air, mengurangi resistansi dan membuat kapal melaju lebih cepat. 

Dalam hal ini, Quadrofoil, mampu bergerak dengan kecepatan 21 knot atau sekitar 28 Km/ Jam.

Kapal ini tidak berisik bahkan hampir tak terdengar selain bisa digunakan di tempat pemukiman, atau ramai juga ramah lingkungan. 

Jika Anda menginginkannya kapal ini, anda dapat membawanya pulang dengan harga sekitar 18.700 Dollar atau sekitar 243 juta rupiah untuk satu model dasar.

7. Lopifit
Moda transportasi ini merupakan salah satu yang menjadi favorit kami. 

Seandainya mesin waktu itu ada, dan kita kembali ke masa lalu, kemudian kita menceritakan kepada nenek moyang kita bahwa kita memiliki mesin yang memungkinkan kita untuk berlari atau berjalan ditempat seperti Treadmill, yang terjadi adalah mereka mungkin akan menertawakan kita.

Namun, jikapun mesin waktu itu ada dan anda berhasil kembali ke masa lalu dan bertemu dengan nenek moyang anda, mungkin kekonyolan cerita tentang Treadmill adalah hal terakhir yang akan anda ceritakan. 

Mencoba untuk memperbaiki kekonyolan treadmill ini, dan mengubahnya menjadi salah satu moda transportasi fungsional yang keren ini dan adalah sebuah perusahaan Belanda yakni "Lopifit".

Lopifit adalah kendaraan tipe skuter yang menggunakan baterai dan didukung oleh seseorang yang berjalan di atas treadmill. 
Kekuatan baterei nya mampu menempuh jarak 54 KM dan kecepatan tertinggi adalah sekitar 24 km per jam, yang lebih cepat dari kecepatan rata-rata sepeda. 

Lopifit memiliki enam roda gigi, bisa mendaki bukit dan bahkan memiliki roda yang dapat dipertukarkan untuk berkendara di luar jalan. 

Jika anda ingin memiliki sepeda sekaligus treadmill keren ini satu Lopifit dihargai dengan harga sekitar 1.899 Euro atau 310 juta rupiah.

8. Drone Train
Dalam videonya, desainer Dahir Insaat menunjukkan bagaimana sebuah pesawat tak berawak yang ditambatkan ke trek akan menjadi cara yang murah dan ramah lingkungan untuk mengangkut banyak orang. 

Insaat tidak memberikan banyak rincian tentang sistem yang dikembangkannya ini, namun ia mengklaim bahwa semuanya dapat dibuat dengan teknologi terkini dan yang pasti ramah lingkungan.

Selain drone yang ditambatkan, ada lagi yang menonjol tentang desain yang ada di dalam drone tempat para penumpang. Kelihatannya lebih seperti bar dan restoran daripada ruang kereta yang sempit atau kabin pesawat terbang. 

Dan jika Anda harus menempuh perjalanan jauh, mana yang Anda pilih?

9. Passenger Drones
Mobil terbang memang terlihat keren seperti di film seperti Back to the Future, tapi ada beberapa masalah serius dengan mereka. Misalnya, selain memiliki surat izin mengemudi, kita juga memerlukan lisensi pilot, yang akan jauh lebih sulit didapat, karena terbang jelas lebih rumit daripada mengemudi. 

Apalagi melihat sekarang ini bagaimana pengendara mobil bertingkah di jalan raya, mengemudikan mobil atau motor seenak jidatnya, kita tahu bahwa banyak orang yang seharusnya tidak pernah diberi SIM. 

Jadi mengapa ada orang yang harus mengambil resiko menggunakan pesawat terbang? sekaligus mobil?

Untuk mengatasi masalah-masalah potensial ini, EHang Inc., perusahaan pesawat tak berawak dari China, pada Consumer Electronics Show 2016, mereka meluncurkan 184, kendaraan udara otonom pribadi, yang merupakan pesawat tak berawak pertama di dunia. 

Ini adalah drone dengan satu orang awak, yang menggunakan delapan baling-baling dan dapat terbang 300 meter 500 sampai dari atas tanah. Namun sebenarnya mampu mencapai ketinggian maksimum 3.500 meter atau 11.500 kaki. 

Passenger Drones ini memiliki kecepatan tertinggi 99 Km/ jam, dan mampu membawa beban hingga 120 kg. 

Keterbatasan terbesar nya adalah hanya dapat mengudara di atas permukaan laut hanya selama 23 menit saja dan waktu yang dibutuhkan untuk mengisi baterainya hingga 2 jam. 

Kontrol kemudi untuk terbangnya adalah tipe Idiokrasi. 

Ada dua perintah yang bisa dikontrol pada tablet: lepas landas, dan mendarat. Begitu drone mengudara, ia akan mengarahkan diri ke tempat tujuan Anda dan mendarat dengan aman dengan sendirinya.

EHang rencananya telah mulai dijual pada 2016 yang lalu dengan harga antara 2,6 hingga 3,9 milliar rupiah. Tertarik untuk memilikinya?

Loading...

No comments:

Post a Comment