Sebelum Drama Korea Menghiasi Televisi Indonesia
Sebelum Drama Korea Menghiasi Televisi Indonesia

Sebelum Drama Korea Menghiasi Televisi Indonesia

Baca juga:

Sebelum drama Korea (K-drama) menjadi sangat populer di Indonesia, telenovela Meksiko lah yang menjadi acara tontonan sebagian besar pemirsa televisi di Indonesia, khusus nya lagi para ibu-ibu pada saat itu. 

Sebelum Drama Korea Menghiasi Televisi Indonesia


Saya ingat ketika saya terpaku seperti orang dungu pada sebuah kotak hitam bergambar (televisi) bersama anggota keluarga saya yang lain ketika tiba waktunya untuk menyaksikan "Marimar", "Esmeralda", "Betty La Fea" dan yang paling fenomenal "Maria Mercedes" dan yang lainnya.
Sebelum Drama Korea Menghiasi Televisi Indonesia

Bahkan terkadang, hingga lupa dan tidak pernah terpikir untuk makan malam sama sekali. Paman dan bibi saya begitu terpikat menonton telenovela Meksiko sehingga yang bisa mereka bicarakan hanyalah Thalia yang cantik, ratu Telenovela Mexico.

drama televisi era 80-an

Gelombang Telenovela Mexico yang mengguncang dunia pertelevisian Indonesia mulai redup ketika opera sabun Cina/ Taiwan diperkenalkan kepada para pemirsa. 

Tapi tunggu dulu, hal ini bukan berarti para pemirsanya belum pernah menyaksikan opera sabun China sebelumnya, drama aksi Cina telah muncul di berbagai jaringan TV di sejak saya masih kecil, bahkan mungkin sebelum saya lahir. 

Anda tahu drama Cina di mana para aktor, mengenakan kostum tradisional, melakukan kungfu dan banyak terbang selama adegan pertempuran? 

Saya rasa drama aksi Cina tersebut tidak terlalu memberikan kesan yang berarti mewah bagi pemersinya, karena kisah yang diangkat masih jauh dari kenyataan. 

Drama Televisi Era 80-an dan 90-an


Pada era 80an - 90an, stasiun televisi swasta Indonesia menayangkan Asianovela pertama (telenovela yang diproduksi di Asia), seperti “Return of The Condor Heroes”, "Golok Pembunuh Naga", "Siluman Ular Putih", "Pendekar Ulat Sutra" dan masih banyak lagi yang lainnya. 

Drama yang pernah menghiasi Televisi Indonesia

Settingnya masih berkisah tentang dunia persilatan zaman kuno Cina, namun memiliki karakter yang lebih realistis, karena ada lebih banyak kisah cinta di dalamnya daripada aksi. 

Pada tahun 2003, seri fenomenal Taiwan "Meteor Garden", yang didasarkan pada manga Japaneseshojo "Hana Yori Dango", memulai debutnya di ABS-CBN. 

drama televisi era 90-an

Siapa yang tidak tahu dengan serial drama "Meteor Garden" ini? 

Drama ini adalah hal yang sangat besar di jaringan televisi di Indonesia, serial ini mulai ditayangkan sebagai chinovela (Telenovela China), yang sebagian besar adalah serial komedi romantis yang diproduksi Taiwan. 

Namun, tidak ada Chinovela lain yang bisa menyamai ketenaran "Meteor Garden". Orang Indonesia, tua dan muda, pasti tahu tentang Shan Cai dan F4. 

Drama Televisi Era 2000-an


Anda dapat mendengar "Meteor Garden's" melakukan introplaying di radio hampir di mana pun Anda pergi dan orang-orang bernyanyi  “Oh baby, baby, my baby, baby…”.

drama televisi era 2000-an

CD dan kaset kaset soundtrack "Meteor Garden" dan lagu-lagu yang direkam oleh band F4 dijual seperti kacang goreng. Banyak penggemar yang mencoba menguasai seni menyanyikan lagu-lagu Taiwan yang dinyanyikan oleh F4, meskipun mereka hampir tidak mengerti liriknya. 

Saya bukanlah salah satu penggemar "Meteor Garden", tapi saya sangat kenal dengan drama ini, dan saya juga memiliki koleksi Mp3 Meteor Garden. Saya bahkan bisa menyanyikan "Ni Yao De Ai".

Saya ingat, waktu itu saya masih kuliah, saya ingat betul, bagaimana kost-an teman wanita saya dipenuhi dengan poster F4. Handuk "Meteor Garden" yang tergantung di balik pintu kamar. 

Saya yakin bahwa bukan hanya saya satu-satunya orang Indonesia yang menjadi "gaga" di atas tokoh utama, Dao Ming Si, dan gengnya. Orang-orang tampan di F4 tiba-tiba menjadi pria ideal Indonesia. 

Drama Televisi era 2000 an

Dan kaum hawa bukan satu-satunya yang masuk ke demam F4, tetapi para pria juga. Banyak pria muda Indonesia meniru gaya rambut F4, bahkan gaya rambut "nanas" mengerikan milik Ning Ming Si yang menurut kami sangat keren saat itu. 

Bahkan saking populernya Meteor Garden, sampai dibuat versi Indonesianya. Namun tentu saja tidak sepopuler Meteor Garden dari Taiwan.

Menulis artikel ini mengingatkan saya pada hari-hari MG menjadi sangat populer di negeri ini, saya jadi bernostalgia. Ada versi Korea nya juga dari MG, "Boys Over Flowers", yang disiarkan di televisi. 

Serial drama dan film Korea mulai menggunjang pemirsa tanah air, begitu hadirnya film Korea komedi romantis "My Sassy Girl". Sebuah kisah cinta romantis yang sederhana tapi dapat membawa penontonnya hanyut larut dalam kisah percintaan Gyeon-woo dan Ji-hyun Jun "The Girl"
Loading...

Loading...
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments