15 Sifat dan Hal yang Dapat Membuat Anda Langsung Dibenci Orang
15 Sifat dan Hal yang Dapat Membuat Anda Langsung Dibenci Orang

15 Sifat dan Hal yang Dapat Membuat Anda Langsung Dibenci Orang

Baca juga:

Setiap orang memiliki standar atas apa yang menjadi kesukaan dan ketidaksukaan nya masing-masing. Jadi apa yang mungkin kita sukai, belum tentu orang lain sukai, dan sebaliknya begitu.

Sifat dan Hal yang Dapat Membuat Anda Langsung Dibenci Orang


Karena sebagai manusia, kita memiliki cukup rasa untuk saling menghargai dan juga saling mewaspadai berbagai hal.
15 Sifat dan Hal yang Dapat Membuat Anda Langsung Dibenci Orang

Maksud saya, dunia ini diisi oleh tujuh miliar manusia, tentu jika dari semua orang didunia ini, jika memiliki kesukaan dan kecintaan yang sama, tentu akan sangat membosankan. 

Dan kita tidak ubahnya seperti robot dalam wujud manusia jika kita semua memiliki gairah yang sama terhadap hal-hal yang sama pula. 

Namun, memiliki kesukaan, dan kecintaan yang berbeda-beda, bukan berarti kita dapat mengganggu atau memprovokasi orang lain atas apa yang kita sukai.

Karena itu, tanpa keraguan, kadang kala ada beberapa sifat-sifat tertentu, baik itu kegemaran dan ketidaksukaan yang kita bagikan kepada khalayak ramai, yang tentunya ketika menyangkut sesama manusia.

Misalnya, berbagi hal-hal yang mungkin terlalu dini, atau terlalu berlebihan di berbagai media-media sosial kita.

Ya, kita semua berbeda, tetapi tidak ada seorang pun di muka Bumi ini yang tidak menemukan sifat-sifat manusia lainnya baik secara langsung atau tidak langsung adalah sifat yang memuakkan.

Sebenarnya, ada banyak hal dan sifat yang terkadang kita lakukan tanpa kita sadari sebenarnya membuat orang lain muak, jengkel dan benci melihatnya. 

Namun 15 hal dibawah ini adalah hal atau sifat yang mungkin paling sering kita lihat, baik itu didunia nyata ataupun di dunia maya seperti di akun-akun media sosial kita.

1. Terlalu Dini Berbagi Hal yang Sangat Pribadi


Hal atau sifat ini, diperuntukkan bagi mereka yang baru mengenal atau dalam tahap PDK. Menurut beberapa psikolog, berbagi hal-hal yang bersifat pribadi dan mendetail tentang hubungan yang sangat intim dengan seseorang disaat kita masih berada di tahap "saling mengenal".

Hal ini dapat membuat Anda tampak seperti terlalu banyak oversharer sehingga sangat kurang menyenangkan. Terutama bagi orang yang anda dekati, atau yang ingin anda jadikan teman dekat atau pasangan anda.

2. Terlalu Sering Sharing Foto di Facebook


Media Sosial saat ini  bisa dikatakan adalah jati diri kedua para penggunanya. Ada banyak perilaku yang berkembang didalam bermedia sosial, sehingga menciptakan norma-norma baru dalam bersosial media.

Perilaku tertentu di media sosial dapat sangat mempengaruhi hubungan Anda dengan orang-orang disekitar didalam kehidupan nyata Anda, menurut penelitian yang dipimpin oleh David Houghton.

Menurut penelitian, teman-teman kita seringnya tidak begitu suka ketika Anda memiliki terlalu banyak foto anggota keluarga dan juga sebaliknya begitu.

Inilah yang dikatakan Ben Marder, yang memimpin studi tentang hal itu: “Berhati-hatilah ketika berbagi dimedia sosial dan pikirkan bagaimana hal itu akan dirasakan oleh orang lain yang mungkin juga melihatnya. Meskipun berbagi adalah cara yang bagus untuk suatu hubungan yang lebih baik, namun hal itu juga dapat merusaknya.”

3. Memiliki Teman Facebook Terlalu Banyak atau Terlalu Sedikit


Berdasarkan suatu studi yang dilakukan pada profil Facebook, memiliki 300 teman di Facebook dianggap sebagai jumlah teman yang ideal. 

Orang-orang yang memiliki kurang dari 100 teman paling sedikit disukai dan mereka yang memiliki lebih dari 300 teman disukai paling sedikit pada urutan kedua.

Menurut para penulis studi, inilah mengapa memiliki lebih dari 300 teman dapat dianggap tidak disukai: "Individu dengan terlalu banyak teman mungkin tampak terlalu banyak fokus di Facebook, berteman karena putus asa daripada mencari popularitas."

4. Terlalu Banyak Bertanya


Bertanya sangat baik jika anda memang benar-benar tidak mengetahuinya dan ingin belajar atau setidaknya paham akan subjek yang dibicarakan.

Namun sebaliknya, terlalu banyak bertanya juga terkadang membuat orang yang kita tanyai merasa sedikit jengkel dan kesal. 

Apalagi jika hal itu menyangkut suatu pembicaraan yang bersifat membuka perasaan, jika kita bertanya tanpa kita banyak mengungkapkan tentang siap kita, tanpa membuka perasaan kita, akan orang-orang mulai tidak percaya kepada kita.

5. Mengunggah Foto Profil Close-up


Menurut beberapa penelitian, wajah yang difoto dari jarak hanya 45 sentimeter dianggap kurang menarik dan kurang dapat dipercaya. 
Dan biasanya, orang yang berfoto dalam jarak 45 sentimeter adalah tipe orang-orang yang mengalami gangguan mental berbahaya akibat media sosial.

6. Ketika Anda Menyembunyikan Perasaan Anda yang Sebenarnya


Menurut sebuah penelitian yang lainnya, orang-orang lebih tertarik dan menyukai orang yang tidak menahan diri, dan lebih terbuka tentang apa yang dirasakannya dan membicarakan tentang perasaannya.

Orang yang tertutup, dan lebih banyak diam tentang dirinya sendiri dan banyak bicara tentang perasaan orang lain, biasanya adalah orang yang kurang bisa dipercaya.

Karena ia lebih tertarik melihat perasaan orang lain, kejelekan orang lain, dan berusaha untuk menyembunyikan kejelekannya sendiri.

7. Menjadi Terlalu Baik


Menjadi baik dan ramah itu sangat bagus, namun jika Anda terus-menerus terlalu baik dan ramah dengan semua orang atau bahkan mereka yang mungkin telah merasa dengki kepada Anda dapat membuat Anda terlihat seperti orang bodoh. 

Para penggunjing dan pemerhati yang selalu kepo dengan orang lain tidak akan menghormat orang seperti ini. Karena itu, terkadang kita juga harus bersikap tegas akan apa yang kita rasakan dan hadapi.

8. Menjadi Terlalu Rendah Hati


Menjadi terlalu rendah hati tidak akan membuat anda mendapat pengagum. Rendah hati memang mutlak dimiliki setiap orang, agar terhindar dari sifat sombong. 

Namun terlalu rendah hati, juga terkadang dianggap orang bentuk lain dari sifat sombong dan ria'.

Sikap terlalu rendah hati ini, sering kali didapati dari mereka yang sedang melakukan wawancara kerja. 

Misalnya, mereka akan mengatakan hal-hal seperti "kelemahan utama saya adalah bahwa saya terlalu perfeksionis dan kadang bekerja terlalu keras." 

Para Pengusaha atau pencari karyawan cenderung tertarik pada orang-orang yang jujur tentang kelemahan mereka dan bukan mereka yang menyamarkan kelemahan mereka sebagai sebuah kekuatan.

9. Menjadi Terlalu Gugup


Beberapa orang akan mengatakan bahwa ini adalah indikator seseorang yang tidak berpikir terlalu tinggi tentang dirinya sendiri dan dengan demikian dapat disebut sangat rendah hati. 

Namun, menjadi terlalu gugup dapat membuat anda memiliki ketidakmampuan yang baik tentang fungsi diri Anda dalam sebuah situasi sosial.

10. Tidak Memiliki Selera Humor


Jika Anda ingin orang lain menyukai Anda, melepaskan diri dan mampu menertawakan diri sendiri adalah sifat yang sangat menarik. 

Itu akan membuat Anda tampak lebih mudah didekati, santai, riang dan orang-orang hanya akan merasakan hal yang sangat menyenangkan jika berada di sekitar Anda.

11. Tidak Pernah Tersenyum


Orang umumnya tertarik pada orang-orang yang mengeluarkan getaran positif, dan jika Anda tidak pernah atau jarang tersenyum, mereka akan mendapat kesan bahwa Anda, orang yang tidak baik, orang yang sengsara, dan orang yang mengerikan,

Jadi mulai sekarang, sedapat mungkin banyaklah tersenyum setiap harinya.

12. Memberi Kesan Bahwa Anda Tidak Menyukai Seseorang


Psikolog sering berbicara tentang fenomena ini yang lebih dikenal sebagai "timbal balik dari rasa suka". 

Ketika kita mendapat kesan seseorang menyukai kita, kita cenderung mengembangkan perasaan positif terhadap mereka. 

Karena itu, ketika kita memberi orang lain alasan untuk percaya bahwa kita tidak menyukainya, maka mereka juga mungkin akan memberikan tanda bahwa mereka juga tidak akan menyukai kita.

13. Sering Terlambat


Sering terlambat akan memberikan tanda dan petunjuk kepada orang lain bahwa Anda adalah orang yang sangat tidak disiplin, sangat tidak dapat dipercaya.

Karena itu, orang yang sering terlambat, biasanya adalah orang-orang yang tidak memiliki rasa tanggung jawab. Seringkali tidak peduli dengan orang sekitar, lingkungan dan perasaan orang lain.

Karena itu, orang-orang baik tidak akan pernah menyukai orang-orang yang sering datang terlambat.

14. Tidak Mau Terlibat


Misalnya, jika Anda berada di sebuah acara ditempat kerja dan orang-orang mulai menyanyi dan menari. Dan Anda menolak untuk terlibat dalam kegembiraan, maka orang-orang mungkin akan mulai mendapat kesan bahwa Anda adalah orang yang mengganggu kemeriahan pesta.

Karena itu, jika nanti ada acara-acara lain yang mungkin diadakan oleh rekan atau teman anda, kemungkinan besar Anda tidak akan diundang. 

Walaupun nantinya anda akan mendapat undangan, itu setidaknya mereka berusaha membuat kesan bahwa mereka orang baik yang masih peduli dengan Anda, walaupun sebenarnya kedatangan Anda sangat tidak diharapkan.

15. Sering Berkeluh Kesah


Hidup memang tidak selalu berjalan mulus sesuai dengan apa yang kita harapkan. Terkadang kita menghadapi berbagai persoalan hidup, yang sebenarnya jika kita berpikir secara bijak bahwa persoalan hidup yang kita hadapi adalah jalan bagi kita untuk mencapai kehidupan yang lebih baik.

Namun, terkadang seringkali beratnya persoalan hidup yang dihadapi kita melampiaskannya kedalam akun sosial media kita. 

Berkeluh kesah tentang perasaan pribadi yang kita rasakan dimedia sosial jika hanya dilakukan sesekali, mungkin akan mendapatkan simpati dari orang lain.

Namun, jika terlalu sering berkeluh kesah dimedia sosial, alih-alih simpati yang kita dapat malah kita akan menjadi bahan gunjingan dan tertawaan orang.

Jadi begitulah, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menjadi bagian dari peradaban dunia. Menjadi terkenal, populer dan disukai banyak orang memang tidaklah mudah.

Namun setidaknya Anda memiliki sedikit gambaran tentang sifat-sifat dan hal yang dapat membuat anda seketika dibenci orang.
Loading...

Loading...
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments